PUBLISITAS


enggg...iii..enggg kalo tadi aku udah share tentang brand activation, kali ini aku mau kasi sedikit gambaran singkat tentang publisitas. ENJOY!!!

Pengertian Publisitas

Publisitas adalah uapaya individu atau kelompok (organisasi/perusahaan) agar produk, barang, jasa, ataupun kegiatannya diberitakan di Media Massa seperti surat kabar, televisi, dan radio yang bersifat komersil. Publisitas dapat pula diartikan sebagai keterangan tentang suatu produk tertentu yang disebutkan dalam bentuk berita, hal mana merupakan keuntungan karena dalam pelaksanaannya tidak dibayar oleh sponsor, dengan demikian publisitas mempunyai potensi untuk mendorong penjualan.

           Media massa dapat menerima sumbangan berita atau informasi serta artikel dan tulisan dari pihak luar, sepanjang tulisan tersebut memiliki nilai berita yang cukup tinggi untuk dapat dimuat, tidak disebutkan akan adanya kewajiban untuk membayar atau membeli semacam ruang dan waktu tertentu seperti dalam iklan. Artinya, jika suatu organisasi/perusahaan, perorangan, bisa mengemas sebuah cerita atau artikel tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan organisasinya menjadi sebuah tulisan yang bernilai berita cukup tinggi maka media massa tidak akan ragu-ragu untuk memuatnya, tanpa dipungut biaya apapun. Hal inilah yang menyebabkan Publisitas dikategorikan sebagai metode komunikasi massa yang tidak terkontrol, dibandingkan dengan iklan tampak bahwa publisitas kurang pasti sifatnya, namun dari aspek kredibilitas pesan publisitas biasanya dianggap memiliki nilai yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan adanya persepsi di masyarakat, bahwa iklan dianggap sebagai sebuah pesan yang persuasif serta penuh dengan bujuk rayu mengajak khalayak untuk membeli sebuah produk. Lain halnya jika sebuah cerita atau informasi muncul di media massa sebagai berita. Berita dipersepsi sebagai suatu kejadian yang faktual, yang benar terjadi, dan karenanya dianggap lebih jujur dan dapat dipercaya.

Mengapa Publisitas diperlukan ?


  1. Publitas dapat memperkuat sikap dan opini yang sudah ada, walaupun pada waktu tertentu dapat bertindak sebagai agen perubahan.
  2. menghasilkan perubahan sikap. Publisitas dapat menjangkau orang-orang yang tidak mau membaca, sebuah iklan.
  3. Publisitas dapat ditempatkan pada halaman depan dari sebuah surat kabar atau pada posisi lain yang mencolok.
  4. Dapat memperbaiki atau memberikan citra baik terhadap perusahaan sehingga dapat menaikkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap perusahaan.
  5. Selain itu, Publisitas juga dapat menyebarluaskan berita atau informasi yang sifatnya komersil


Peran Publisitas Pada Komunikasi Pemasaran
         
          Publisitas dinilai lebih dapat dipercaya, apabila sebuah surat kabar atau majalah
mempublisitas sebuah cerita sebagai berita, pembaca menggangap bahwa cerita tersebut merupakan berita dan berita umumnya lebih dipercaya daripada iklan. Hal ini ditujukan bagi konsumen yang tidak suka membaca atau melihat iklan di televisi atau di media massa. Selain itu publisitas dianggap sebagai cara promosi yang jauh lebih murah karena dilakukan secara bebas tanpa dipungut biaya, hal ini tentu akan menguntungkan perusahaan karena dapat menghemat pengeluaran.

          Pengusaha dengan anggaran terbatas harus tepat dalam memilih saluran pemasaran seturut kebutuhan khusus bisnis mereka. Jika diterapkan dengan baik, saluran-saluran itu bisa efektif. Sayangnya, biaya yang tinggi selalu terkait dengan kampanye yang kuat. Namun, justru menjadi tantangan tersendiri bagi pengusaha untuk menerapkan strategi low budget high impact. Nah, alat pemasaran yang paling kuat dengan biaya yang boleh dibilang efektif adalah publisitas. Publisitas sebagai seni menarik perhatian media, secara langsung mampu meningkatkan visibilitas merek kepada target pasar yang mana bisa berdampak pada penjualan. Berbeda dengan iklan berbayar, publisitas merupakan seni untuk menyajikan dan membujuk wartawan untuk meliput cerita. Halaman iklan dijual, sementara halaman berita bisa diperoleh. Hal ini tergantung pada seberapa piawai pengusahaa itu bisa menarik para pewarta tersebut.



0 komentar:

Posting Komentar